Menghasilkan cendekiawan Kristen yang memiliki kompetensi unggul berbasis Studi Induktif Alkitabiah, serta berkontribusi dalam pelayanan gerejawi dan kemasyarakatan.

Memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang berpusat pada Studi Induktif Alkitabiah dalam upaya menghasilkan cendekiawan Kristen yang berbakat.

Mengembangkan kemampuan akademik dan spiritual lulusan sehingga mereka siap untuk memimpin dalam pelayanan gerejawi.

Dalam setiap aspek pembelajaran, tanamkan prinsip tanggung jawab sosial dan keterlibatan dalam pelayanan kemasyarakatan.

Menggalakkan penelitian dan pengembangan konteksual dalam teologi untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam perkembangan gereja dan masyarakat.

Menghasilkan Cendekiawan Kristen Berkualitas Tinggi Berbasis Studi Induktif Alkitabiah: Menyusun kurikulum dan metode pengajaran yang menekankan pada kualitas akademik dan spiritual, serta mengembangkan keterampilan dalam studi induktif Alkitabiah untuk membentuk cendekiawan Kristen yang unggul dalam pemahaman dan aplikasi Alkitab.

Mempersiapkan Lulusan untuk Memimpin dalam Pelayanan Gerejawi: Kurikulum harus menggabungkan pelatihan kepemimpinan dan kemampuan spiritual, sehingga lulusan siap untuk memimpin dalam berbagai kapasitas dalam konteks gerejawi, seperti pelayanan pastoral, pengajaran, dan pembinaan jemaat.

Menanamkan Prinsip Tanggung Jawab Sosial dan Keterlibatan dalam Pelayanan Kemasyarakatan: Meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sosial di kelas dan memberi siswa kesempatan untuk terlibat dalam pelayanan kemasyarakatan, baik melalui program sukarela maupun dalam kehidupan akademik.

Mendorong Penelitian dan Pengembangan Teologi Kontekstual: Mendukung penelitian dan pengembangan teologi kontekstual yang relevan dengan realitas sosial, budaya, dan gereja lokal dengan tujuan untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam perkembangan gereja dan masyarakat secara keseluruhan.


Program Studi Teologi STT Missio Dei Manado
Teologi Berbasis Biblika dan Outcome-Based Education (OBE)

Biblically Grounded, Theologically Formed, Missionally Engaged

Program Studi Teologi STT Missio Dei Manado hadir sebagai respons terhadap kebutuhan gereja dan masyarakat akan pelayan Tuhan yang memiliki penguasaan Alkitab yang mendalam, pemahaman teologi yang utuh, karakter Kristiani yang dewasa, kompetensi pelayanan yang profesional, serta kemampuan menjawab tantangan pelayanan pada era global, digital, dan masyarakat multikultural. Kurikulum dikembangkan berdasarkan paradigma Outcome-Based Education (OBE) atau Pendidikan Berbasis Capaian Pembelajaran, yang menempatkan capaian pembelajaran lulusan sebagai orientasi utama dalam seluruh proses pendidikan. Seluruh komponen kurikulum disusun secara sistematis mulai dari profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, mata kuliah, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, asesmen, hingga Continuous Quality Improvement (CQI) sebagai mekanisme peningkatan mutu yang berkelanjutan.

Keunggulan utama Program Studi Teologi STT Missio Dei Manado terletak pada pendekatan Teologi Berbasis Biblika, yaitu model pendidikan teologi yang mengintegrasikan Biblika, Teologi, Kepemimpinan, Penelitian, dan Praktik Pelayanan dalam satu kesatuan proses pembelajaran. Berbeda dengan program teologi yang lebih menitikberatkan pada penguasaan konsep-konsep teologis, Program Studi Teologi STT Missio Dei Manado mengembangkan pembelajaran yang menghubungkan refleksi teologis dengan praktik pelayanan yang nyata. Mahasiswa dibekali secara sistematis dengan studi Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, Bahasa Yunani, Bahasa Ibrani, Hermeneutika, Teologi Sistematika, Sejarah Gereja, Etika Kristen, Misiologi, Pastoral Konseling, Apologetika, serta berbagai kajian teologi kontekstual sebagai fondasi dalam membangun kompetensi pelayanan gerejawi dan misi yang relevan.

Paradigma tersebut diwujudkan melalui lima pilar pengembangan kurikulum. Biblika membentuk kemampuan mahasiswa memahami, menafsirkan, dan mengomunikasikan firman Tuhan secara bertanggung jawab berdasarkan kaidah hermeneutika dan bahasa asli Alkitab. Teologi membangun kerangka berpikir yang alkitabiah, sistematis, dan kontekstual sehingga mahasiswa mampu merumuskan respons teologis terhadap berbagai persoalan gereja dan masyarakat. Kepemimpinan mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam memimpin gereja, organisasi pelayanan, dan komunitas secara visioner, kolaboratif, dan berintegritas. Penelitian membangun budaya akademik melalui metodologi penelitian teologi, literasi digital, pemanfaatan kecerdasan artifisial secara etis, serta pengembangan kajian teologi yang relevan dengan kebutuhan gereja dan masyarakat. Selanjutnya, seluruh kompetensi tersebut diimplementasikan melalui Praktik Pelayanan I–VIII dan Praktik Pelayanan Integrasi (PkM) yang dilaksanakan secara berjenjang sejak semester pertama hingga semester terakhir, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman autentik dalam pelayanan pastoral, pengajaran, pemberitaan firman, pemuridan, misi, kepemimpinan gereja, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai implementasi OBE, kurikulum dikembangkan melalui alur yang sistematis, yaitu Profil Lulusan → Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) → Bahan Kajian → Mata Kuliah → Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) → Asesmen → Continuous Quality Improvement (CQI). Melalui pendekatan ini, setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang terukur terhadap pencapaian kompetensi lulusan, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara terencana, berkesinambungan, dan berorientasi pada penguasaan kompetensi nyata dalam pelayanan.

Sebagai identitas akademik, Program Studi mengembangkan Model 5B, yaitu Biblical Foundation (Fondasi Biblika), Theological Formation (Pembentukan Teologis), Building Leadership (Penguatan Kepemimpinan), Based Research (Penelitian Berbasis Teologi), dan Bringing Transformation (Transformasi Melalui Pelayanan). Model ini menggambarkan proses pembentukan mahasiswa yang dimulai dari penguasaan Alkitab sebagai dasar utama, dilanjutkan dengan pembentukan pemikiran teologis yang kokoh, pengembangan kompetensi kepemimpinan Kristen, kemampuan melakukan penelitian teologi yang kontekstual, hingga implementasi pelayanan yang membawa transformasi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.

Sebagai salah satu keunikan kurikulum, Program Studi Teologi STT Missio Dei Manado mengintegrasikan kompetensi pedagogik melalui mata kuliah integratif yang dikembangkan bersama Program Studi Pendidikan Agama Kristen. Integrasi ini memperkuat kemampuan mahasiswa dalam pelayanan pengajaran, pemuridan, katekisasi, pembinaan warga gereja, dan pendidikan Kristen tanpa mengubah orientasi utama Program Studi sebagai pendidikan teologi. Selain itu, kurikulum juga mengembangkan kompetensi pelayanan pada era digital melalui mata kuliah Literasi Digital dan AI Akademik, pemanfaatan media digital dalam pelayanan, serta pengembangan desain pelayanan kreatif yang relevan dengan kebutuhan gereja masa kini.

Lulusan Program Studi dipersiapkan menjadi pendeta, gembala jemaat, penginjil, misionaris, pengajar Alkitab, pemimpin organisasi gerejawi, peneliti teologi, fasilitator pemberdayaan masyarakat, serta pelayan pendidikan Kristen yang mampu melayani secara profesional, kontekstual, dan transformatif. Mereka dibentuk menjadi lulusan yang Biblically Grounded (berakar kuat pada kebenaran Alkitab), Theologically Formed (memiliki pemahaman teologi yang matang dan bertanggung jawab), serta Missionally Engaged (mengimplementasikan teologi dalam kehidupan dan pelayanan sebagai bagian dari Missio Dei untuk menghadirkan transformasi bagi gereja, masyarakat, dan dunia).

Melalui integrasi Biblika, Teologi, Kepemimpinan, Penelitian, dan Praktik Pelayanan, Program Studi Teologi STT Missio Dei Manado menghadirkan model pendidikan teologi yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga dewasa secara spiritual, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki kepemimpinan yang melayani, serta mampu menghadirkan pelayanan Kristen yang alkitabiah, kontekstual, dan transformatif sesuai dengan panggilan Allah dalam Missio Dei.

Sebaran Mata Kuliah

Program Studi

TEOLOGI

SEMESTER I (22 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1MKU102Pancasila2
2MKU103Bahasa Indonesia2
3MKU104Bahasa Inggris I2
4MKU105Studi Komputer2
5MKU106Metode Penulisan Ilmiah2
6BBL101Pengantar Perjanjian Lama I2
7BHS201Bahasa Yunani I2
8BHS202Bahasa Ibrani I2
9HRM101Hermeneutika I2
10TSI101Teologi Sistematika I: Bibliologi2
11PPL101Pra-Praktik Pelayanan 2
Total Semester I = 22 SKS

SEMESTER II (22 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1MKU101Pendidikan Agama Kristen2
2MKU201Bahasa Inggris II2
3BBL102Pengantar Perjanjian Baru I2
4BHS301Bahasa Yunani II2
5BHS302Bahasa Ibrani II2
6HRM102Hermeneutika II2
7TSI102Teologi Sistematika II: Teologi Proper2
8TSI201Teologi Sistematika III: Kristologi2
9PAK201Psikologi Pembinaan Jemaat2
10PPL201Praktik Pelayanan I2
11KKP201Praktik Pelayanan Integrasi I/PkM3
Total Semester II = 23 SKS

SEMESTER III (22 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1BBL201Pengantar Perjanjian Lama II2
2BBL202Pengantar Perjanjian Baru II2
3HRM301Hermeneutika III2
4TSI202Teologi Sistematika IV: Antropologi Teologis dan Hamartiologi2
5TSI301Teologi Sistematika V: Soteriologi2
6HOM301Homiletika I2
7HIS201Sejarah Gereja Klasik: Kisah Para Rasul–Abad XV Masehi2
8PAK301Prinsip-prinsip Pendidikan Kristen2
9PAK302Perkembangan Iman dan Pembentukan Karakter Kristen2
10PAK303Metode Pengajaran Alkitab dalam Pelayanan2
11PPL301Praktik Pelayanan II2
Total Semester III = 22 SKS

SEMESTER IV (22 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1TAF401Sintesis Analisis Perjanjian Lama I: 2
2TAF402Sintesis Analisis Perjanjian Baru I: 2
3TSI302Teologi Sistematika VI: Pneumatologi dan Ekklesiologi2
4TSI401Teologi Sistematika VII: Angelologi dan Demonologi2
5TSI402Teologi Sistematika VIII: Eskatologi2
6HOM401Homiletika II2
7ETK401Etika Pemimpin Kristen2
8HIS301Sejarah Gereja Kontemporer: Abad XVI Masehi–Kini2
9PPL401Praktik Pelayanan III2
10KKP401Praktik Pelayanan Integrasi II/PkM3
Total Semester IV = 21 SKS

SEMESTER V (22 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1PST501Pastoral Konseling2
2KST501Konstitusi dan Jabatan Gerejawi2
3RST501Metodologi Penelitian2
4BBL501Sintesis Analisis Perjanjian Lama II2
5BBL502Sintesis Analisis Perjanjian Baru II2
6KPM501Kepemimpinan Biblikal2
7ELE501Literasi Digital dan AI Akademik2
8MNG501Manajemen Gereja2
9PAK501Media dan Teknologi Pembelajaran2
10PPL501Praktik Pelayanan IV2
Total Semester V = 20 SKS

SEMESTER VI

NoKodeMata KuliahSKS
1MIS601Misiologi2
2BBL601Sintesis Analisis Perjanjian Lama III2
3BBL602Sintesis Analisis Perjanjian Baru III2
4BIB602Kajian Biblika terhadap Okultisme dan Sinkretisme2
5BIB601Kajian Biblika Teologi Kontekstual2
6APL601Apologetika2
7PPL601Praktik Pelayanan V2
8KKP601Praktik Pelayanan Integrasi III/PkM3
Total Semester VI = 17 SKS

SEMESTER VII (14 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1KBT701Kajian Biblika Teologi Kontemporer2
2KBK702Kajian Biblika Teologi Kontekstual2
3RST704Desain Pelayanan Kreatif2
4KPM701Kepemimpinan Kristen yang Adaptif dan Kerja Tim2
5RST705Seminar Proposal Skripsi2
6PAK701Evaluasi Pembinaan dan Pengajaran Jemaat2
7PPL701Praktik Pelayanan VI2
Total Semester VI = 18 SKS

SEMESTER VIII (12 SKS)

NoKodeMata KuliahSKS
1KPB801Kepemimpinan Biblikal dan Penatalayanan2
2KPB802Kepemimpinan Biblikal dan Kebangsaan2
3PPL801Praktik Pelayanan VII2
4KKP803Praktik Pelayanan Integrasi IV/PkM3
5SKR804Skripsi6
Total Semester VI = 15 SKS

TOTAL 154 SKS


  1. Penyelesaian Seluruh Mata Kuliah: Mahasiswa harus menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dipersyaratkan dalam kurikulum dengan nilai yang memadai.
  2. IPK Minimal: Memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang berlaku di STT Missio Dei Manado 
  3. Etika dan Perilaku: Menunjukkan etika, perilaku, moralitas, dan kedewasaan kehidupan Kristiani yang baik .
  4. Tugas Akhir atau Skripsi: Menyelesaikan tugas akhir atau skripsi dengan hasil yang memuaskan dan dinyatakan lulus oleh dosen pengajar.
  5. Kegiatan Ko-Kurikuler: Mengikuti dan menyelesaikan kegiatan ko-kurikuler yang diwajibkan oleh program studi].
  6. Lulus Ujian Komprehensif: Mengikuti dan lulus ujian komprehensif atau ujian akhir yang mencakup seluruh materi yang telah dipelajari selama masa studi.
  7. Pembayaran Semua Kewajiban Keuangan: Melunasi semua kewajiban keuangan kepada institusi pendidikan
  8. Mengikuti Mission Trip sebagai Pengganti KKT.  Mission trip biasanya dilakukan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam konteks pelayanan dan penginjilan. Program ini sering kali dijadwalkan minimal satu kali dalam setiap semester [. Mission trip ini memiliki manfaat yang signifikan dalam membangun belas kasihan, empati, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pelayanan Kristiani.

Dengan memenuhi semua ketentuan tersebut, mahasiswa dapat menyelesaikan studi dan lulus dari program S1 Teologi di STT Missio Dei Indonesia Manado.